Jika Anda meng-upgrade ke hard drive yang lebih baru, atau hard drive
Anda yang lama sudah saatnya untuk pensiun, Anda bisa mempertimbangkan
untuk mengkloningnya. Mengkloning hard drive berarti menyimpan semua
data lama Anda secara utuh sempurna dan siap untuk digunakan di hard
drive yang baru. Ikuti panduan ini untuk mempelajari caranya.
Langkah
1
Backup data penting. Meskipun proses kloning tidak
akan menyebabkan hilangnya data, adalah langkah yang bijaksana jika Anda
memastikan bahwa berkas-berkas penting di-backup untuk berjaga-jaga.
Backup berkas Anda ke drive removable, DVD, atau ke layanan penyimpanan
cloud di internet.
Iklan
2
Pasang drive yang ingin Anda kloning. Ketika Anda
mengkloning drive, Anda menyalin drive yang ada ke drive yang baru.
Drive yang baru harus dipasang sebelum Anda bisa mengkloning drive yang
lama.
Drive baru tidak perlu diformat agar bisa mengkloning drive lama.
3
Pasang software kloning Anda. Untuk mengkloning hard
drive, Anda harus memasang software khusus untuk melakukannya. Anda juga
bisa membeli software profesional seperti Norton Ghost, atau mengunduh
program freeware seperti HDClone. Panduan ini akan menjelaskan cara
menggunakan keduanya.
Norton Ghost akan mengonversi ruang kosong yang tersisa pada drive
baru ke dalam partisi yang sama seperti disk yang dikloning. Ini berarti
bahwa setiap ruang yang tersisa setelah menyalin disk tersebut bisa
digunakan untuk sistem operasi tanpa harus membuat partisi baru.
4
Kloning drive tersebut menggunakan Norton Ghost. Dari menu utama, pilih Ghost Advanced, lalu klik tombol Clone.
Tentukan drive sumber Anda. Ini adalah drive LAMA yang akan Anda
salin. Periksa kembali untuk memastikan bahwa Anda telah memilih drive
yang tepat, jika tidak, Anda bisa menyalin hard drive kosong ke hard
drive lama Anda, yang menimpa semua data Anda.
Tentukan drive tujuan Anda. Ini adalah drive BARU tempat menampung
berkas yang Anda salin. Ini adalah drive yang baru saja Anda pasang.
Anda dapat melihat model dan ukuran dari masing-masing pilihan di bawah
frame.
Klik Next untuk sampai ke ringkasan. Ini adalah kesempatan terakhir
Anda untuk memastikan bahwa pengaturan Anda sudah benar sebelum proses
kloning dimulai. Bila Anda sudah siap, klik Run Now. Sistem anda akan
reboot dan Ghost akan dimuat dalam DOS.
Tunggu proses kloning selesai. Tergantung pada jumlah data yang Anda
salin, ini bisa memakan waktu beberapa saat. Setelah kloning selesai,
sistem anda akan reboot lagi dan Windows akan dimuat. Anda dapat
memastikan bahwa drive-nya sudah dikloning dengan membuka My Computer
dan memeriksa drive baru tersebut.
Pada titik ini Anda masih menjalankan drive lama Anda. Untuk mulai menjalankan drive baru Anda, lanjutkan ke Langkah 6.[1]
5
Mengkloning drive menggunakan HDClone. Bakar berkas
image HDClone ke CD sehingga Anda dapat booting dari CD itu. Jika Anda
melakukan booting dari CD tersebut, maka antarmuka DOS akan dimuat.
Gunakan tombol panah/klik mouse untuk menetapkan disk Source Anda. Disk Source adalah hard drive LAMA yang akan Anda salin.
Gunakan tombol panah/klik mouse untuk menetapkan disk Destination
Anda. Disk Destination adalah hard drive BARU tempat Anda menampung
salinan berkas Anda. Periksa dengan seksama apakah Anda sudah memilih
drive yang tepat sehingga secara tidak sengaja Anda tidak akan menimpa
data lama Anda dengan disk kosong.
Tetapkan pilihannya. Gunakan opsi lanjutan agar lebih aman dalam menyalin/mengkloning.
Klik start untuk memulai proses kloning dan tunggu proses kloning
selesai. Ini bisa memakan waktu yang lama, terutama jika hard drive Anda
besar. Setelah prosesnya selesai, drive baru Anda akan memiliki salinan
yang sama persis dengan drive yang lama, dan sisa ruang yang ada tidak
akan diisi.
Jika Anda ingin menambahkan ruang yang tidak terisi tersebut ke
partisi yang menjalankan Windows XP, gunakan Partition Magic. Jika
tidak, Anda bisa membuat partisi baru dengan ruang sisa itu untuk
digunakan sebagai tempat penyimpanan.
Perhatikan bahwa Anda dapat menyalin seluruh disk ke disk lain
termasuk semua partisinya dan Anda juga dapat menyalin satu partisi saja
ke disk baru. Disk baru Anda harus berukuran lebih besar dari
disk/partisi Anda pada saat ini. Ruang yang tersisa akan dibiarkan TIDAK
terpartisi dan Anda dapat melakukan partisi nanti sesuai dengan
kebutuhan Anda.
6
Copot drive lama Anda. Setelah Anda memastikan bahwa
proses kloningnya sudah berhasil, matikan komputer Anda dan keluarkan
hard drive lama Anda. Pastikan bahwa pengaturan jumper Anda sudah diatur
dengan benar pada drive baru.
7
Hidupkan komputer. Pastikan bahwa semuanya bisa
booting dengan normal dan berfungsi sebagaimana mestinya. Jika hard disk
anda tidak terdeteksi, pastikan bahwa pengaturan jumper pada hard drive
Anda diatur ke Master. Setelah Anda tahu bahwa semuanya berjalan dengan
BAIK, Anda dapat memasukkan kembali drive lama Anda dan mem-formatnya.
Anda mungkin akan diminta untuk mengaktifkan kembali salinan Windows
Anda. Ini tidak selalu terjadi, tetapi jika itu terjadi, hubungi nomor
yang diberikan dan Microsoft akan memberi Anda kode re-aktivasi melalui
telepon.
Jika Anda mengkloning drive untuk ditempatkan ke dalam komputer
baru, Anda harus melakukan instalasi perbaikan Windows XP agar semuanya
berfungsi dengan benar. Ketika melakukan hal ini, Anda harus menghubungi
Microsoft untuk mendapatkan kunci re-aktivasi.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar